Menanti keputusan ilahi..dari dulu hingga saat ini, aku masih menanti keputusan ilahi. sejak beberapa tahun yang lalu, hingga hari ini, aku masih lagi menanti. setiap hari dan setiap saat aku menanti keputusan ilahi terhadap hidupku ini. keputusan apa pun, aku akan terima seikhlas hati.
bermula beberapa tahun yang lalu, sejak aku mengenal islam, dan aku memilih islam dan keluar dari dunia jahiliyahku. aku menantinya, dan terus menantinya. hampir saja aku membuat keputusan sendiri dan mengakhiri hidupku disebabkan putus asa dari rahmat serta ampunanNYA.
masalah yang aku hadapi selalunya terlalu berat..,terlalu membebankan hati..
masalah dalam keluarga..
masalah dengan kawan-kawan..
masalah ekonomi..
masalah percintaan..
masalah dengan adik-adik..
masalah pendidikan/study..
masalah dosa-dosa..
terlalu berat..terlalu berat...
belum lagi masalah orang-orang yang tidak suka pada saya dan mencoba untuk berbuat dengki kepada saya. musuh-musuh yang berusaha memusnahkan saya. orang-orang yang berusaha membuat saya dipandang buruk dihadapan orang lain.
semua itu masalah yang cukup berat..aku juga harus menghadapi perasaanku sendiri yang ingin membalas saat disakiti, aku harus melawan diriku sendiri.
dulu aku selalu mengeluh, wajah yang selalu tersenyum pun menjadi kaku dan susah untuk digerakkan.
tapi saat ini, hati terasa semakin kuat. semakin bersemangat untuk menyambut keputusan ilahi. beberapa pedoman dan penguat hati ini..:
-aku yakin, allah mengenalku dengan sangat baik, hingga DIA tahu memilih ujian untuk diriku.
-allah memberikan ujian tidak melebihi kemampuanku.
-allah telah memilihku untuk mengujiku dan memilihku untuk menjalankan amanahNYA.
-allah maha kaya lagi maha bijaksana, tidak akan melakukan kesilapan dalam menetapkan takdir.
-kegagalan itu bukan keputusan bahwa aku ditetapkan ke neraka.
-setiap masalah itu pasti akan berakhir/pasti ada jalan keluarnya.
-walau seribu orang memandang buruk,itu bukan akhir. orang tidak akan mengetahui hakekat didalam hati ini.
-setiap ujian yang diberi, akan ada hadiah dari ilahi yang menanti.
-bersabar n tersenyum.
-hati ini milikku..bukan milik orang lain, aku akan menjaganya dan tidak membiarkan orang lain menyakitinya.
-air mata ini terlalu berharga untuk menangisi dunia ini.
-hati ini jauh lebih berharga bagiku berbanding dunia ini, jadi..aku tidak akan menukar hati ini dengan dunia. tidak akan aku biarkan dia bersedih.
aku akan tetap menanti keputusan ilahi..,sambil menanti, aku akan tetap mencuba meraihnya walau duri yang tajam selalu berusaha menjatuhkanku, walau anjing dan serigala masih lagi mencoba menggigitku.
aku akan tetap menanti keputusan ilahi...
semoga ALLAH sudi menerimaku..
Berlari mencari ALLAH..., hindu ,budha, kristen, dan semua manusia. mari bersama kita akui dan kita katakan,"tiada tuhan selain ALLAH. tiada yang sama dengan ALLAH"
Monday, March 8, 2010
ada yang pelik/aneh(trbitkan semula)
bismillah
Ada yang aneh
Dunia ini terlalu indah untuk ditinggalkan. Namun juga terlalu hina untuk diperebutkan. Terlalu rendah nilainya untuk ditangisi. Dunia tidak lain hanyalah tempat singgah sejenak untuk mengumpulkan bekal perjalanan yang masih panjang. Saya yakin, setiap orang tahu bahwa dirinya akan mati. Akan meninggalkan dunia ini. Dan akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang telah ia lakukan selama didunia ini.
Anehnya…berapa banyak manusia yang ingin bersenang~senang didunia ini. Hingga lupa bahwa bahtera yang akan membawanya pergi dari dunia ini sudah hampir berangkat. Berapa banyak dari kita yang sibuk mengumpulkan batu api dan kayu bakar untuk membakar dirinya.
Kita muslim..,kita mengaku islam. Tapi kita terlalu jauh dari yang islami. Bahkan banyak hal yang diharamkan kita halalkan. Banyak hal yang dilarang kita lakukan. Kita tidak dapat menbedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tidak dapat membedakan mana yang dibolehkn, yang diperintahkan, yang dilarang, dan yang anjurkan. Kita menganggap apa yang menurut kita boleh, itulah hal yang dibolehkan. Kita menyekutukan allah dengan yang lain. Kita jadikan hawa nafsu kita sebagai Tuhan yang kita sembah dengan mematuhi segala apa yang diinginkan oleh nafsu kita.
Ada yang aneh
Dunia ini terlalu indah untuk ditinggalkan. Namun juga terlalu hina untuk diperebutkan. Terlalu rendah nilainya untuk ditangisi. Dunia tidak lain hanyalah tempat singgah sejenak untuk mengumpulkan bekal perjalanan yang masih panjang. Saya yakin, setiap orang tahu bahwa dirinya akan mati. Akan meninggalkan dunia ini. Dan akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang telah ia lakukan selama didunia ini.
Anehnya…berapa banyak manusia yang ingin bersenang~senang didunia ini. Hingga lupa bahwa bahtera yang akan membawanya pergi dari dunia ini sudah hampir berangkat. Berapa banyak dari kita yang sibuk mengumpulkan batu api dan kayu bakar untuk membakar dirinya.
Kita muslim..,kita mengaku islam. Tapi kita terlalu jauh dari yang islami. Bahkan banyak hal yang diharamkan kita halalkan. Banyak hal yang dilarang kita lakukan. Kita tidak dapat menbedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tidak dapat membedakan mana yang dibolehkn, yang diperintahkan, yang dilarang, dan yang anjurkan. Kita menganggap apa yang menurut kita boleh, itulah hal yang dibolehkan. Kita menyekutukan allah dengan yang lain. Kita jadikan hawa nafsu kita sebagai Tuhan yang kita sembah dengan mematuhi segala apa yang diinginkan oleh nafsu kita.
Thursday, February 11, 2010
ya ALLAH..sungguh ENGKAU maha PENYABAR.

...:::BISMIKALLAHUMMA:::...
Subhanallah..subhanallah..subhanallah..
betapa aku terkagum-kagum dengan kesabaran ALLAH. Sungguh luar biasa dan sangat luar biasa yang tiada terkira, dan di luar kemampuan akal manusia untuk menjelaskan bagaimana tingkat kesabaran-NYA.
DIA PEMILIK dunia ni, DIA yang menciptakan bumi dan langit. DIA yang memberikan rezki kepada seluruh manusia, dan DIA juga yang menjaga semuanya.
TAPI KETIKA orang-orang menghinaNYA, mengatakan bahwa DIA ada anak, mengatakan DIA berbilang, DIA tetap sabar. ALLAH YANG MAHA SABAR tetap memberikan rezki kepada orang-orang yang telah menghinaNYA. ALLAH tidak menyekat sedikit pun rezki untuk orang-orang yang tidak mau taat kepadaNYA.
KETIKA MANUSIA bermaksiat dibumi-NYA, ketika manusia-manusia melakukan apa yang dilarangNYA, dan meninggalkan apa yang diperintahNYA, DIA tetap sabar, bahkan ALLAH mengampuni dosa-dosa mereka jika mereka meminta ampunan. Subhanallah..
" Tidak ada yang lebih sabar mendengarkan ejekan, selain ALLAH Ta'ala. orang-orang kafir mengatakanNYA berbilang(banyak atau bersekutu), atau mereka mengangkat anak bagi-NYA. Namun demikian, ALLAH tetap memberikan mereka rezki, memaafkan, dan memberikan apa yang mereka minta"(hadis, soheh muslim,dari Abdullah bin qais dari Rasulullah)
Wednesday, February 10, 2010
ALLAH kita bukan allah yang mereka maksudkan

Bismikallahumma
Beberapa waktu yang lalu terjadi kemelut kecil diMalaysia mempermasalahkan penggunaan nama "ALLAH" oleh umat kristen. sebenarnya inilah peluang kita umat islam untuk menyampaikan dan menjelaskan kepada umat kristen tentang islam. adakan dialog terbuka dengan mereka tentang siapa ALLAH.
ALLAH yang kita sembah bukanlah yang mereka sembah.
mereka memahami tritunggal"tuhan bapa, tuhan anak, tuhan ruh kudus.
katakanlah kepada mereka"ALLAH yang kami sembah itu ahad/esa.ALLAH yang kami sembah tidak memerlukan apa pun dari makhluk-NYA. Allah yang kami sembah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. ALLAH yang kami sembah DIA tidak beranak, tidak punya anak. Jika kamu katakan ada anak tuhan, maka itu yang kamu anggap tuhan itu pasti bukan ALLAH.
Tidak ada seorangpun yang setara dengan DIA. jika kamu katakan bahwa ada tritunggal atau trinitas, maka itu pasti bukan ALLAH. tidak ada suatu apa pun yang sama dengan ALLAH.
tidak ada tuhan selain tuhan yang kami sembah, yaitu ALLAH. DIA esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan, tidak ada yang setara dengan-NYA.ini berarti yang kamu sembah itu bukan tuhan.
Monday, January 25, 2010
Belajar dari Muhammad bin Abdullah

bismillah
satu hal penting yang perlu saya sampaikan dalam hal ini.
"Rasulullah tidak pernah peduli dengan segala keburukan yang dilakukan orang lain terhadap diri pribadinya." tapi apabila suatu hal itu berkaitan dengan ALLAH dan islam, tidak akan tinggal diam. beliau akan berusaha memilih cara yang paling baik dan paling bijaksana.
suatu ketika dulu, salah seorang penduduk mekah yang membenci rasulullah melemparkan kotoran/najis kepintu rumah rasulullah. ketika rasulullah keluar rumah dan melihat ada kotoran manusia didepan pintunya, beliau tidak marah dan tidak mencari tahu siapa yang telah melemparkan kotoran manusia didepan rumahnya. beliau hanya membersihkannya saja. dan kejadian itu terjadi berulang-ulang, sehingga "membersihkan kotoran" didepan rumahnya dipagi hari itu sidah menjadi satu kegiatan rutin yang dilakukan beliau setiap hari.
di suatu pagi ketika rasulullah keluar dari rumah, beliau tidak melihat sedikit pun najis di depan rumahnya. beliau merasa sangat heran. beliau merasa heran sebb dipagi itu tidak ada najis didepan rumahnya. dan "kealfaan" orang yang melempar kotoran pada hari itu membuat rasulullah bertanya-tanya. tapi pertanyaan pertama bukanlah "siapa yang melempar kotoran itu" tapi "mengapa orang yang melempar kotoran itu tidak datang hari ini". ini sungguh sangat indah. dan ketika rasulullah mengetahui bahwa orang itu sakit, beliau datang kerumahnya dan membawa makanan yang baik.
Rasulullah tidak mempedulikan perbuatan orang lain terhadap dirinya, namun beliau sangat-sangat memikirkan apa yang beliau lakukan terhadap orang lain. sebab beliau sangat memahami dan mengimani tentang hari pembalasan.
Begitulah contoh teladan yang terbaik yang dilakukan oleh Rasulullah sallallahu'alaihi wa sallam.
Tuesday, December 22, 2009
bersama sebab rasa sayang atau sebab perlu?
suatu hubungan itu akan berakhir sesuai dengan berakhirnya penyebab terjadinya hubungan itu. jika suatu hubungan itu bermula sebab rasa rasa perlu. maka hubungan itu akan berakhir setelah tidak ada rasa perlu. begitu juga dengan rasa sayang. hubungan itu akan berakhir jika sudah tidak ada lagi rasa sayang.
tapi apa yang perlu kita ketahui di sini?
apa perbedaan rasa sayang dan rasa perlu?
rasa perlu, jika anda merasa perlu dengan sebuah buku, maka ketika buku itu rusak. mungkin anda akan membiarkannya. dan mencari buku yang lain. itulah kebiasaan rasa perlu.
namun jika anda menyayangi, jika buku itu rusak, anda akan berusaha untuk memperbaikinya serta menjaganya dengan lebih baik.jika anda menyayagi sekuntum bunga, maka anda akan berusaha untuk menjaga dan merawatnya. menyiram dan memupuknya. jika bunga itu terkena hama, maka anda akan berusaha untuk membersihkan hama itu. anda tidak akan membuang bunga itu begitu saja. anda akan berusaha untuk menyelamatkan bunga itu.
itulah sedikit perbedaan antara perlu dan sayang.
tapi apa yang perlu kita ketahui di sini?
apa perbedaan rasa sayang dan rasa perlu?
rasa perlu, jika anda merasa perlu dengan sebuah buku, maka ketika buku itu rusak. mungkin anda akan membiarkannya. dan mencari buku yang lain. itulah kebiasaan rasa perlu.
namun jika anda menyayangi, jika buku itu rusak, anda akan berusaha untuk memperbaikinya serta menjaganya dengan lebih baik.jika anda menyayagi sekuntum bunga, maka anda akan berusaha untuk menjaga dan merawatnya. menyiram dan memupuknya. jika bunga itu terkena hama, maka anda akan berusaha untuk membersihkan hama itu. anda tidak akan membuang bunga itu begitu saja. anda akan berusaha untuk menyelamatkan bunga itu.
itulah sedikit perbedaan antara perlu dan sayang.
Monday, December 21, 2009
tidak tahu siapa tuhan kita?
ketika ditanyakan"siapa yang tahu siapa tuhan kita?" tiada jawaban. ada beberapa orang yang berkata. tuhan saya adalah tuhan. ada juga yang berkata, saya lah tuhan kamu. jawaban yang cukup mampu membuat telinga saya menjadi merah dan panas.
saya coba untuk menenangkan hati saya. saya redakan emosi saya. "mereka hanya anak-anak..dan mungkin tidak ada yang mengajarkan mereka tentang semua itu."
mereka tidak tahu apa itu tuhan.tapi saya tahu bahwa mereka adalah muslim. mereka sudah memeluk islam. bagaimana mereka bisa memeluk islam tanpa tahu siapa tuhan kita atau pun apa itu tuhan. apa yang terjadi sebenarnya? siapa yang menjadi saksi bahwa mereka sudah masuk islam?
siapa sebenarnya yang bertanggungjawab terhadap semuai ini. apakah kerajaan? atau umat islam semuanya?
apakah kita hanya duduk diam terhadap semua ini? dan membiarkan mereka tetap tidak tahu tentang islam bahkan hal yang sangat asas dalam islam?
saya coba untuk menenangkan hati saya. saya redakan emosi saya. "mereka hanya anak-anak..dan mungkin tidak ada yang mengajarkan mereka tentang semua itu."
mereka tidak tahu apa itu tuhan.tapi saya tahu bahwa mereka adalah muslim. mereka sudah memeluk islam. bagaimana mereka bisa memeluk islam tanpa tahu siapa tuhan kita atau pun apa itu tuhan. apa yang terjadi sebenarnya? siapa yang menjadi saksi bahwa mereka sudah masuk islam?
siapa sebenarnya yang bertanggungjawab terhadap semuai ini. apakah kerajaan? atau umat islam semuanya?
apakah kita hanya duduk diam terhadap semua ini? dan membiarkan mereka tetap tidak tahu tentang islam bahkan hal yang sangat asas dalam islam?
Sunday, December 13, 2009
berhati-hati, iblis menyerangmu dengan ibadah
ramai orang yang tidak sadar akan serangan-seragan iblis ini. iblis ini sangat pandai menjebak dan menjerat manusia. ada yang diajak untuk maksiat, ada juga yang diajak untuk berjihad, diajak untuk berdakwah, dan diajak untuk beribadah.
berbagai cara yang digunakan oleh iblis untuk menggoda manusia agar tersesat dari jalan yang benar hingga putus asa dari rahmat ALLAH.
kalau diajak untuk maksiat, manusia dengan jelas akan melihat kesalahannya. dan bisa langsung bertobat jika dia mau. jika berbuat dosa, jelas terasa oleh pelakunya.
diajak untuk berjihad,
diajak berdakwah
diajak beribadah
diubahnya niat-niat orang-orang yang diajaknya untuk berjuang dan beribadah itu. ditimbulkannya sifat riya' dalam diri, sehingga sifat ini membakar hingga habis setiap amal yang dilakukan. setiap amal yang dilakukan hanya untuk bangga-bangga. agar bisa bercerita kepada orang lain tentang kehebatan diri.
diajak untuk beribadah
diajak beribadah, tapi tidak mengikuti sunnah. eribadah dengan hal-hal yang bid'ah sehingga amal-amal itu tertolak. di dengan semangatnya bid'ah-bid'ah itu disebarkan sebab ketiadaan islam dalam diri. sehingga menganggap hal-hal yang bid'ah sebagai ibadah. padahal hal-hal itu bisa menyebabkan pelakunya mendapatkan tempat di neraka.
berhati-hatilah.
tetaplah berjaga-jaga dari jerat-jerat serta ranjau-ranjau iblis.
berbagai cara yang digunakan oleh iblis untuk menggoda manusia agar tersesat dari jalan yang benar hingga putus asa dari rahmat ALLAH.
kalau diajak untuk maksiat, manusia dengan jelas akan melihat kesalahannya. dan bisa langsung bertobat jika dia mau. jika berbuat dosa, jelas terasa oleh pelakunya.
diajak untuk berjihad,
diajak berdakwah
diajak beribadah
diubahnya niat-niat orang-orang yang diajaknya untuk berjuang dan beribadah itu. ditimbulkannya sifat riya' dalam diri, sehingga sifat ini membakar hingga habis setiap amal yang dilakukan. setiap amal yang dilakukan hanya untuk bangga-bangga. agar bisa bercerita kepada orang lain tentang kehebatan diri.
diajak untuk beribadah
diajak beribadah, tapi tidak mengikuti sunnah. eribadah dengan hal-hal yang bid'ah sehingga amal-amal itu tertolak. di dengan semangatnya bid'ah-bid'ah itu disebarkan sebab ketiadaan islam dalam diri. sehingga menganggap hal-hal yang bid'ah sebagai ibadah. padahal hal-hal itu bisa menyebabkan pelakunya mendapatkan tempat di neraka.
berhati-hatilah.
tetaplah berjaga-jaga dari jerat-jerat serta ranjau-ranjau iblis.
Thursday, December 10, 2009
Mereka yang hilang dijalan dakwah

“Pergi meninggalkan jalan dakwah atau berhenti melakukan dakwah” Inilah yang banyak terjadi di jalan dakwah. Ketika da’i-da’i hilang meninggalkan jalan dakwah.
“dakwah ke perkampungan orang asli”
Disaat masih diuniversity, para mahasiswa dengan penuh semangat menyusun program jangka panjang dan jangka pendek untuk masuk ke perkampungan orang asli. Program disusun begitu rapi dan terlihat mantap. Setiap program yang diadakan, selalunya tidak kurang dari 40 orang yang turun bersama berdakwah ke kampung orang asli. Menebarkan islam, memperlihatkan dunia islam, dan menyampaikan dakwah islam. Hampir setiap negeri di Malaysia ini mereka datangi. Dengan penuh semangat mereka berdakwah.
Masuk ke kampung-kampung orang asli yang jauh dari bandar. Menginap disana, meninggalkan rumah dan asrama. Tinggal di rumah yang berlantaikan buluh, tidur diatas lantai buluh dalam keadaan kedinginan, meninggalkan tempat tidur mereka yang hangat dan nyaman di asrama dan di rumah mereka. Bahkan lebih dahsyat lagi, ada yang sanggup untuk tidak merayakan hari raya bersama keluarga mereka dan memilih merayakan hari raya di perkampungan orang asli yang jauh dari bandar dan jauh dari keluarga mereka.
“Tapi apa yang terjadi ketika mereka telah selesai belajar?”
Ketika mereka mereka telah selesai belajar, mereka tidak lagi masuk ke perkampungan orang asli. Bahkan ketika dihubungi dan diajak untuk masuk ke kampung orang asli, berbagai alasan disampaikan. Ada yang tidak mau menjawab panggilan.
“Apa sebenarnya yang kita cari?”
Apa sebenarnya yang kita cari dalam perjalanan ini? Adakah hanya sekedar suka-suka? Sekedar mengisi waktu? Atau mencari pandangan manusia agar dianggap sebagai seorang da’i? Atau sekedar mencari pengalaman?
Banyak alasan dan penyebab serta yang dicari oleh seseorang yang pergi “berdakwah”. Ada yang ingin dikenal oleh media, mencari gelar, agar disanjung, mencari pengalaman, dan berbagai tujuan-tujuan lain. Tapi semua itu bergantung pada diri masing-masing. Kita masing- masing yang menentukan tujuan dan niat langkah kita dan kita juga lah yang harus menentukan akhir langkah kita. seperti yang dikatakan dalam sebuah hadis yang sudah sangat mashur ditelinga kita.
“innamal a’malu binniat”